someone like you part 2

Belum banyak yg tau dia romantis, walau akhirnya kita harus terpisah dijalan yg kita anggap benar.
Tanggal itu gag akan pernah aku lupa, cafe itu, lagu itu, cara dia menyatakannya, cara dia menghargai ku. Cuma dia satu-satunya pria yang meminta izin untuk memegang tanganku. Cuma dia yang berani membawaku ketempat orang tuanya dan memperkenalkankku sebagai kekasihnya.
Aku tau kita memang telah berpisah, tapi katanya kita hanya terpisah bukan benar-benar berpisah, dia bilang dia akan tetap sendiri walau aku sudah berganti pasangan beberapa kali, dia akan datang nanti setelah mapan setelah dia bisa memberi aku smua kebahagian yang katanya tak pernah dia beri saat kita bersama dulu.
Salahkah ku jika aku menunggu lelaki itu?
Atau salahkah ku jika aku mencari sosok seperti dia?
Sosok yg selalu membangunkan ku tengah malam, bukan utk membahas cinta tapi mengingatkanku solat.
Sosok yang aku rindukan saat kerumah dan selalu berjamaah.
Moment itu gag mungkin aku lupakan, dan smua itu gag aku dapatkan dari lelaki sebelum dan setelah dia.
Tuhaku, jaga dia supaya apa yang dia cita-citakan tercapai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s