tentang kita untuk esok

Menyatukan kembali kepingan-kepingan yg telah terpisah ternyata tidak baik karena sebaik apapun mencoba menyatukannya tidak akan bisa menjadi sempurna…

Kemarin aku sempat terhempas dan hampir saja termatikan oleh rasa sakit, tapi sekarang saat harus melepaskanmu lagi untuk kedua kalinya…aku lebih siap,aku lebih kuat dan aku lebih tau apa maksud kita kembali beberapa wkt lalu. Jika kamu tak bisa berkata tentang hubungan kita lalu bagaimana dengan aku?bagaimana tentang hatiku? Apakah pernah kamu bertanya tentang kebahagiaan apa yg aku rasakan saat kita bersama dan apakah kamu juga pernah bertanya bagaimana rasaku saat kamu sedang nyaman dengan duniamu bersama dia? Semua rasa yang seharusnya aku ungkap namun tak bisa aku ungkapkan, semua cinta yang seharusnya itu hanya kita tetapi ada dia…
Beberapa kata yang masih aku ingat saat kita memutuskan untuk mejalin ikatan ini… “Jika diantara kita ada yang kedapatan berselingkuh jalan yg harus ditempuh adalah perpisahan. Dan jika diantara kita ada orang ketiga lebih baik kita tak usah bersama” dan aku menambahkan kalimat “dan jika diantara kita kedapatan masih bermain dengan masa lalu lebih baik kembalilah dengan masa itu, krn aku tak menyukai masalalu… Selingkuh itu bukan hanya krn ada niat tapi juga karena ada kesempatan” kitapun menyetujui itu semua…
Bahagia yang aku lalu denganmu itu sangat nyata, senyata rasa kecewa yang aku rasakan saat kamu bermain-main dengan pihak lain…
Tak ada lagi alasan aku untuk bersedih saat ini, tak ada alasan lagi untuk marah saat ini karena ini kali dua kamu lakukan itu…
Jika kamu menganggapku buruk karena tak ada satu kata apapun yang aku ucap untuk hubungan ini maka aku akan menggapmu seseorang yang sempurna karena kamu tidak bertanya apapun tentang kita untuk esok. Aku anggap diam ini adalah jawaban yang aku dan kamu pilih untuk berpisah.
Dan saat kita bertemu aku hanya ingin menguatkan hati untuk tidak berbicara denganmu, maaf bukan karena aku membencimu aku hanya butuh waktu untuk mengontrol hatiku kalau kamu bukan lagi kekasihku :”)

suatu saat nanti pasti aku temukan bahagiaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s